Rencana Dana Pendidikan Anak

Apakah yang sudah kita persiapkan untuk Biaya Pendidikan Anak Kita ?

Jika Anda berpikir tentang pertanyaan diatas, maka akan terlintas di benak pikiran Anda sebagai orang tua apakah dahulu orang tua  yang membesarkan kita juga memiliki rencana dana pendidikan untuk Anda?

Coba Anda jawab beberapa pertanyaan dibawah ini :

  • Berapa usia anak-anak Anda saat ini ?
  • Dimana rencana Anda akan menyekolahkan anak-anak Anda nanti ?
  • Berapa biaya yang diperlukan hari ini?
  • Berapa perkiraan kenaikan biaya pertahun?
  • Jadi berapa biayanya nanti?
  • Berapa yang perlu ditabung tiap bulan?
  • Mau siapkan Rupiah atau pakai Emas / properti ? (ada plus minusnya)

Apakah Anda sudah punya jawabannya ?…….

Jika Anda sudah punya jawaban tentang hal-hal diatas ada baiknya kita melakukan survey biaya pendidikan. Tahukah Anda bahwa data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, rata-rata kenaikan biaya pendidikan mencapai 10 % per tahun, yang artinya jika tahun ini biaya  kuliah tahun ini adalah 50 Juta, maka tahun depan akan meningkat menjadi 55 juta dan begitu seterusnya, Perlu digarisbawahi biaya pendidikan di Indonesia rata-rata naik 10-20 persen per tahun, yang berarti lebih tinggi dari tingkat inflasi.

 

“Sangat indah dan bangga rasanya jika kelak Anak Anda bisa lulus dengan baik dari kampus Terbaik”

Baiklah, tidak ada waktu terlambat untuk merencanakan suatu kebaikan untuk masa depan anak Anda. Bagaimanapun kondisi keuangan yang kita miliki saat ini, kita masih tetap bisa merencanakan dana pendidikan untuk anak sejak sekarang. Tahukan anda bahwa “The Power of Now”/Sedini mungkin akan sangat menentukan hal-hal yang akan kita raih dimasa depan, termasuk persiapan rencana dana pendidikan anak. Bagaimana caranya? lakukan perencanaan dana pendidikan anak sejak sekarang, setiap bulan sisihkan sejumlah dana sebagai dana pendidikan. Buatlah estimasi seberapa besar kebutuhan kuliah anak kita dimasa datang, dan lakukan investasi setiap bulannya. Kuncinya adalah  jangka waktu yang cukup lama dan dimulai dari sekarang akan menjadi kekuatan kita, prinsipnya semakin dini disiapkan, maka akan semakin mudah untuk mencapainya.

Saya coba bantu estimasi biaya pendidikan Anak Anda, asumsi jika anak Anda saat ini berusia 5 tahun, berencana kuliah di usia 18 tahun, sisa waktu yang dimiliki untuk menjelang kuliah adalah 18 tahun dikurangi 5 tahun, yaitu 13 tahun. pertanyaan berikutnya adalah, jika saat ini ketika si anak berusia 5 tahun diperlukan biaya kuliah sampai selesai diestimasikan adalah 100 juta, dengan laju inflasi 10 % pertahun, maka dapat dihitung dengan  future value adalah nilai uang di masa yang akan datang dengan tingkat bunga tertentu, dengan  rumus  FV = PV ( 1 + r ) ^ n,  maka nilai 100 juta di 13 tahun yang akan datang menjadi 345 Juta.

“The Power of Now” menyebabkan kita memiliki masa waktu sejak saat ini sekitar 13 tahun kedepannya untuk menyiapkan alokasi dana Rp.345 juta tersebut, maka kita harus menyisihkan 2,2 juta setiap bulannya. Perhitungan ini sangat penting agar Anda tidak gagap dan kaget nantinya.

Maka berapapun uang yang Anda sisihkan untuk biaya pendidikan anak Anda, dan rutin menyisihkan alokasi dana pendidikan anak setiap bulan, langkah berikutnya adalah apakah ada suatu sistem yang menjamin bahwa jika suatu hal tertentu terjadi kepada Anda sebagai orang tua yang diibaratkan  sebagai mesin uang, mesin uang yang menghasilkan Income rusak (karena kecelakaan, sakit parah, atau karena kematian)? (wajib baca :Baca filosofi keranjang batu), apa yang terjadi dengan alokasi dana yang sudah sempat Anda sisihkan, biasanya akan terpakai untuk keperluan memperbaiki mesin uang yang rusak tadi.

Apakah ada sistem yang memproteksi jika mesin uang nya rusak, anak Anda masih bisa kuliah sesuai biaya rencana awal?

Jawabannya Ada, Silahkan simak ilustrasi berikut ini :

Jika anak berusia 5 tahun dan berencana masuk kuliah di usia 18 tahun, maka orang tua memiliki rencana dana 1 juta setiap bulannya selama 18 tahun, sehingga rencana dana total setoran=1 juta x 12 bulan x 13 tahun = 156 juta.

  • Jika orang tuanya masih sehat insya Allah dananya akan berkembang menjadi 353 juta dengan asumsi pertumbuhan investasi 15% setahun, namun jika kondisi dibawah ini :
  • Ketika orang tuanya meninggal dunia, maka akan diberikan dana tunai Rp.220 juta untuk investasi kuliah, dan
  • Jika orang tuanya mengalami sakit kritis maka rencana dananya akan diteruskan sebesar Rp.1 Juta sebulan secara otomatis sampai anak berusia 18 tahun.

Sehingga apapun kondisinya, anak tetap bisa kuliah sesuai rencana awal.

Untuk Anda yang serius merencanakan dana pendidikan anak silahkan klik link Konsultasi dibawah ini :

Nama Lengkap Anda, TGL LAHIR
:
Email
:
No Handphone
:
Jenis Kelamin
:
Menikah/tidak menikah
:
Merokok/tidak merokok
:
Jumlah Premi Bulanan (Rp)
:
Pekerjaan
:
Jenis Rencana Keuangan
:
Catatan Tambahan(Domisili, dan lain2)
:
Masukkan Kode Dibawah
(tanpa spasi)
:
 
captcha
 

Leave A Comment...

*